Danpusterad Tutup TMMD Ke-128 di Bekasi, Tegaskan TNI Hadir Percepat Pembangunan Daerah

Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno menegaskan program TMMD merupakan wujud nyata operasi bakti TNI AD dalam mempercepat pembangunan wilayah dan memperkuat ketahanan nasional.

Redaksi
Danpusterad Tutup TMMD Ke-128 di Bekasi
Danpusterad Tutup TMMD Ke-128 di Bekasi

KOTA BEKASI | HIPAKAD63.NEWS,—

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodim 0507/Bekasi resmi ditutup melalui upacara yang dipimpin Danpusterad Mochamad Syafei Kasno di Lapangan Bumi Eraska, Jatirangga, Kota Bekasi, Kamis (21/5/2026).

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari Operasi Bakti TNI AD yang dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat guna mempercepat pembangunan wilayah serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam Jaya/Jayakarta Deddy Suryadi, Dedi Mulyadi, Plh Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, pejabat utama Kodam Jaya/Jayakarta, unsur Forkopimda Provinsi Jawa Barat dan Kota Bekasi, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.

Dalam amanatnya, Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno menegaskan bahwa TMMD merupakan implementasi tugas TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan nasional di daerah sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait :Harris Bobihoe Apresiasi Program TMMD Ke-128, Dinilai Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

“TMMD bukan hanya membangun sasaran fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, persatuan, wawasan kebangsaan, serta kemanunggalan TNI bersama rakyat sebagai kekuatan utama pertahanan negara,” tegas Danpusterad.

Selama pelaksanaan TMMD Ke-128 di wilayah Kodim 0507/Bekasi, prajurit TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat berhasil menyelesaikan berbagai sasaran fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur lingkungan, fasilitas umum, serta sarana pendukung aktivitas masyarakat.

Selain sasaran fisik, kegiatan nonfisik juga dilaksanakan melalui penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan sosial kemasyarakatan sebagai bagian dari pembinaan teritorial TNI AD di wilayah.

Program TMMD dinilai menjadi salah satu strategi pembinaan teritorial TNI AD dalam membangun ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh guna mendukung sistem pertahanan negara yang kuat dan berkelanjutan.

Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial berupa penyerahan bantuan kaki palsu dan paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial TNI terhadap warga di wilayah binaan.

Plh Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD yang dinilai membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan rakyat.

“Tentunya kami menyambut baik, berterima kasih serta sangat mengapresiasi hadirnya program ini di tengah masyarakat. Ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan TNI bersama pemerintah dengan masyarakat,” ujarnya.

Melalui TMMD Ke-128, TNI AD kembali menegaskan komitmennya sebagai alat pertahanan negara yang tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat serta mempercepat pembangunan nasional dari wilayah pedesaan dan lingkungan masyarakat.