KOTA BEKASI | HIPAKAD63.NEWS,-
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, membuka Job Fair Kota Bekasi 2026 yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bekasi di Mega Bekasi, Selasa (7/7/2026). Bursa kerja yang berlangsung selama dua hari itu menyediakan 3.500 lowongan pekerjaan dari 50 perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, jasa, hingga layanan.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat tinggi. Sebelum pelaksanaan, sekitar 7.000 pencari kerja telah mendaftarkan diri melalui sistem pendaftaran daring yang disiapkan Disnaker Kota Bekasi. Tri Adhianto mengapresiasi pelaksanaan Job Fair tahun ini yang dinilai lebih tertata berkat penerapan sistem digital, sehingga proses rekrutmen menjadi lebih praktis dan efisien.
“Pelaksanaan Job Fair tahun ini lebih rapi. Para pencari kerja tidak lagi membawa berkas CV dalam bentuk hardcopy, tetapi cukup mendaftar secara online. Di lokasi, perusahaan tinggal menyediakan barcode untuk mengakses seluruh persyaratan dan dokumen pelamar,” ujar Tri Adhianto.
Selain menyediakan ribuan lowongan kerja, Job Fair 2026 juga memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas dengan menyediakan sekitar 300 peluang kerja di sejumlah perusahaan. Menurut Tri, langkah tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mendorong dunia kerja yang inklusif sekaligus membuka kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat.
Tri juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bekasi bersama DPRD tengah mengkaji penambahan pelaksanaan Job Fair pada akhir tahun agar lebih banyak lulusan SMA dan SMK memperoleh kesempatan memasuki dunia kerja. Selain itu, Pemkot Bekasi sedang menyiapkan program pemagangan yang ditargetkan mulai berjalan tahun depan dengan melibatkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Bekasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bekasi menyampaikan bahwa kondisi ketenagakerjaan di Kota Bekasi masih menunjukkan tren positif. Meski terdapat perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), jumlah perusahaan yang mengajukan pencatatan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) masih lebih banyak sehingga peluang kerja tetap terbuka. Pemerintah Kota Bekasi pun optimistis angka pengangguran terbuka yang saat ini berada di kisaran 7,33 persen dapat terus ditekan melalui Job Fair, program penempatan tenaga kerja, dan program pemagangan.









