Pedagang Ayam Potong Di Medan Mengeluh

“Harga Ayam Meroket, Pedagang Mengeluh Omset Menurun Hingga 70% Berharap Walikota Medan Mendengar Keluhan Pedagang”

Hipakad63.news | Medan –

Pedagang ayam potong tradisional kampung lalang mengalami penurunan omset penjualan, selasa 11/01/2022 mengawali awal tahun 2022 ini sejumlah harga bahan sembako tak kunjung turun, mulai harga telur, minyak goreng juga ayam potong, (Boiler).

Harga ayam potong (boiler) yang bisa di jual harga normal Rp 28 – 30 ribu per kilogram (kg) saat ini naik 39 ribu/kg.

Dari pantauan awak media dengan langsung meninjau ke pasar tradisional kampung lalang, ternyata kenaikan harga ayam potong sudah tinggi mencapai sekitar 39 ribu per kilogram, dengan kondisi ayam yang sudah di bersihkan, dan siap jual.

Selain modal bertambah, pedagang juga mengeluhkan pembeli yang sepi, ditambah lagi ada agen-agen merangkap menjadi pengecer membuat persaingan dagang menjadi tidak normal.

Mahyudan (41) salah satu pedagang ayam tradisional kampung lalang mengaku mengeluh imbas daging ayam mahal, membuat pembeli sepi. Biasa dagangan nya habis 70 ekor perhari kini tinggal 20 ekor perhari, omset dagangan nya jauh merosot hinga 70% berharap kepada bapak Boby Nasution (Walikota Medan-red) mendengar suara rakyat tentang melambung nya harga ayam di pajak tradisional kampung lalang.

Mahyudan tak sanggup lagi menunggu ayam dagangannya karena tak ada pembeli, lantaran daging ayam mahal ” bahasa itu terlontar bukan dari pedagang saja, tetapi pembeli juga mempertanyakan nya.

Buk Anik, “Pembeli saat di wawancara awak media lagi-lagi meminta dan berharap kepada bapak Boby Nasution bisa menormalkan kembali harga ayam potong (boiler)” pungkasnya.