Kapolres Pematang Siantar : Tersangka Pembakaran Rumah Wartawan Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Hipakad63.news | Pematang Siantar –

Kapolres Pematang Siantar AKBP Boy S.B Siregar pimpin konferensi pres terkait kasus pembakaran rumah wartawan media online yakni, Bamby Lubis yang terjadi pada hari Sabtu 29 Mei 2021 lalu.

Turut mendampingi, Kanit 1 Jahtanras IPDA Moses Butar-butar dan Kanit Ekonomi AIPDA Bolon Situngkir, di Ruang Lobby Mapolres Pematang Siantar, Rabu (28/72021), sekira pukul 16.30 WIB.

Penyidik unit Sat Reskrim Polres Pematangsiantar, telah menetapkan 6 (enam) orang Tersangka pembakaran rumah wartawan media online, Bamby Lubis (40) yang berada di Jalan Jorlang Hataran, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Berita TerkaitDikabarkan Pembakar Rumah Wartawan di Siantar Telah Diamankan Polisi 

Kapolres menyampaikan, ke 6 (Enam) orang tersangka tersebut yakni, Lulus Akbar Harahap (30), Rony Paty Syahrani (43) warga Jalan Tanah Jawa Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Muhammad Juanda Saragih (34), Muhammad Safii (27), Fauzi Aldino (34), ketiganya warga Jalan Medan, Kelurahan Nagapitu, Kecamatan Siantar Martoba, serta Umar Harahap warga Jalan Tanah Jawa, Gg Puri, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, sebagai dalang dari pembakaran.

Kapolres menjelaskan, terungkap awalnya, Kamis (27/5/2021) lalu sekitar pukul 17.15 WIB tersangka Rony Paty Syahrani bersama dengan Muhammad Juanda Saragih, Lulus Akbar Harahap, Umar Harahap, Noni, Dinda, May ngumpul dikamar Nomor 129 Siantar Hotel, Umar Harahap mengatakan supaya memukuli Bamby dengan menjanjikan bayaran uang senilai 5 juta rupiah.

Adapun motif dari kasus pembakaran rumah ini, unsurnya adalah sakit hati dimana Bamby Lubis sering menuduhkan yang tidak-tidak terhadap para pelaku lewat pemberitaan.

Menurut ke 12 orang saksi yang dimintai keterangan sehingga kasus ini bisa terungkap, pelaku berjumlah 8 orang , 6 (enam) orang sudah diamankan sementara 2 (dua) orang lagi yakni Eko dan Iwan statusnya masih DPO Polres Pematang Siantar

Penyidik juga telah menyita barang bukti berupa, 2 buah bingkai gorden, 1 helai kain gorden yang terbakar, botol aqua, sepasang sandal warna biru, bingkai kaca, mobil Toyota Agya BK 1789 WR, sepeda motor Yamaha Vixion, selembar screen shot pesan whatsapp milik Umar Harahap berisi nada ancaman kepada Bamby Lubis dan barang bukti lainnya.

“Para tersangka ini yang 5 orang pelaku kami jerat Pasal 187 Yo Pasal 55, 56 KUHP, sedangkan untuk Umar Harahap di-persangkakan Pasal 187 Yo Pasal 55, 56, atau Pasal 335 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 15 (lima belas) tahun penjara tentang perbuatan pembakaran dan pengancaman.

Memang antara korban dengan para pelaku sudah ada melakukan perdamaian, namun demikian kasus pembakaran ini semata-mata tidak bisa langsung dihentikan,dimana masih ada 2 orang pelakunya belum tertangkap dan masih buron.”Boleh-boleh saja berdamai.Tapi ini kasus ini bukan delik aduan dan semata-mata bisa dicabut walaupun sudah membuat surat permohonan pencabutan pelaporan,” terang Kapolres.