Gubernur Jabar Bersama Plt Walikota Bekasi Tinjau Operasi Pasar

  • Bagikan

Hipakad63.news | Kota Bekasi –

Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil hadir ke Kota Bekasi dalam pantauan operasi pasar minyak goreng murah yang terselenggara di Kecamatan Bekasi Selatan, Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono mendampingi Gubernur Jawa Barat sekaligus mengarahkan para warga yang sedang mengantri di aula Kecamatan Bekasi Selatan.

Pasca sebaran di pemberitaan mengenai harga minyak goreng akhir-akhir ini melambung tinggi. Hal itu dirasakan sekali oleh masyarakat terutama ibu rumah tangga. Untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng, Pemkot Bekasi menggelar operasi pasar minyak goreng murah di aula Kecamatan Bekasi Selatan dan Kecamatan Bekasi Timur pada hari ini.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau langsung jalannya pasar minyak goreng murah didampingi Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi.

Baca Juga : Gubernur Jabar Dan Plt. Walikota Bekasi Berikan Arahan Pada ASN Di Lingkup Kota Bekasi

Dalam wawancaranya, Gubernur Jawa Barat memaparkan dalam seminggu ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat keliling di 12 Kota dan Kabupaten melakukan operasi penurunan harga minyak goreng baik di pasar dan ditempat leluasa. Warga mengantri dengan harga 1 liter perbotol harga 14.000 dengan maksimal pembelian setiap orang 2 botol” ujar Gubernur.

Melihat kondisi para warga yang berdesakan mengantri untuk membeli minya goreng murah, Kang Emil berharap pemerintah pusat dapat segera mengendalikan harga minyak di pasar.

“Kita berharap pemerintah pusat bisa mengendalikan lebih fundamental sehingga jangka panjang kita tidak sering-sering melakukan kegiatan seperti ini sebenarnya agak sedih dan prihatin sebagai pemerintah daerah apa yang bisa kita lakukan akan kita lakukan,” imbuhnya.

Pemprov Jabar sendiri telah menyiapkan 240.000 untuk 12 Kota dan kabupaten. Di Kota Bekasi sendiri menyiapkan 72.000 liter. Diketahui, harga minyak di pasaran saat ini mencapai 20.000-25,000/liter. Hal ini dirasa sangat memberatkan masyarakat di tengah ekonomi yang sulit akibat pandemi Covid-19.

Tri Adhianto sebelum kedatangan Gubernur Jawa Barat menjumpai warga yang mengantri dan cukup banyak, Plt. Wali Kota Bekasi memastikan walau warga banyak yang mengantri tetap melakukan upaya Prokes pencegahan masa pandemi Covid 19, kami dari Pemerintah Kota Bekasi yang mengikuti program pusat selalu melakukan pelayanan yang terbaik.

Pada minggu depan direncanakan pemerintah propinsi Jawa Barat akan melanjutkan operasi pasar minyak goreng subsidi di beberapa pasar tradisional di kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Untuk kota Bekasi mendapat alokasi sebanyak 50 ribu liter, akan dilaksanakan di Pasar Baru Bekasi dan pasar kranggan, sebagai pasar yang dipakai untuk pemantauan harga sembako oleh kemendag RI

 

  • Bagikan