Plh Wali Kota Harris Bobihoe dan BKSAP DPR RI Bahas Strategi UMKM Bekasi Tembus Pasar Global

Pertemuan Pemkot Bekasi dan BKSAP DPR RI membahas penguatan ekonomi daerah, diplomasi parlemen, serta peluang produk UMKM menembus pasar internasional.

Redaksi
harris-bobihoe-dan-bksap-dpr-ri-bahas-strategi-umkm-bekasi-tembus-pasar-global
harris-bobihoe-dan-bksap-dpr-ri-bahas-strategi-umkm-bekasi-tembus-pasar-global

KOTA BEKASI | HIPAKAD63.NEWS

Pemerintah Kota Bekasi menerima kunjungan kerja Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI dalam rangka diseminasi program DPR RI sekaligus membahas strategi penguatan ekonomi daerah dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Senin (11/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe didampingi sejumlah perangkat daerah terkait. Kehadiran jajaran organisasi perangkat daerah menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mendukung peningkatan perekonomian daerah dan pengembangan potensi usaha lokal.

Pembahasan difokuskan pada strategi memperluas promosi potensi daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui dukungan diplomasi parlemen. BKSAP DPR RI menjelaskan bahwa diplomasi parlemen memiliki peran penting dalam memperkuat diplomasi pemerintah guna memperjuangkan kepentingan nasional di berbagai forum internasional.

Selain itu, pertemuan juga menyoroti pentingnya penguatan platform digital bagi produk UMKM berkualitas. Dengan dukungan pemasaran digital yang optimal, produk-produk unggulan Kota Bekasi diharapkan mampu bersaing dan menembus pasar internasional, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Rombongan BKSAP DPR RI juga melakukan pengumpulan data dan informasi terkait perkembangan, tantangan, serta potensi ekonomi daerah sebagai bahan evaluasi dan perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

Pemerintah Kota Bekasi menyambut baik kunjungan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPR RI. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing UMKM, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal Kota Bekasi.