Walikota Paparkan Kasus Aktif Isoman Hanya 34 Jiwa Di Kota Bekasi Saat Dikumpulkannya Para Pejabat Pemkot Bekasi.

Hipakad63.news | Kota Bekasi –

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto dan Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawaty mengumpulkan para pejabat esselon II, III dan IV lingkup Pemerintah Kota Bekasi di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.

Hal ini selain evaluasi dari hasil vaksinasi pada masing masing wilayah di Kota Bekasi, Wali Kota tegaskan mengenai pentingnya vaksinasi yang diharuskan untuk para warga di wilayah masing masing. Di-instruksi-kan kepada Camat dan Lurah untuk segera mendata para warga yang telah ter-vaksin dan yang belum ter-vaksin yang harus di koordinasi-kan kepada setiap Ketua RW dan RT serta satgas Pamor RW.

Baca JugaKumpulkan Pamor, Walikota Katakan Satgas Pamor Garda Terdepan Data Vaksinasi.

Evaluasi dalam penanganan para isolasi mandiri di beberapa wilayah yang masih terdapat 34 Pasien isolasi mandiri terdapat pada kelurahan sebagai berikut :
1. Kelurahan Kota Baru (5 pasien)
2. Kelurahan Mustika Jaya (4 pasien)
3. Kelurahan Jatirahayu (4 pasien)
4. Kelurahan Jatikramat (3 pasien)
5. Kelurahan Jatisampurna (3 pasien)
6. Kelurahan Mustikasari (2 pasien)
7. Kelurahan Jatirangga (2 pasien)
8. Kelurahan Kalibaru (1 pasien)
9. Kelurahan Aren Jaya (1 pasien)
10. Kelurahan Bekasi Jaya (1 pasien)
11. Kelurahan bintara jaya (1 pasien)
12. Kelurahan Harapan Jaya (1 pasien)
13. Kelurahan Kayuringin Jaya ( 1 pasien)
14. Kelurahan Marga Mulya (1 pasien)
15. Kelurahan pejuang (1 pasien)

Selain itu, sisa dari Kelurahan tidak memiliki pasien isolasi mandiri akan tetapi Wali Kota tetap tidak boleh jumawa akan sebuah landai nya angka kasus aktif ini, agar terus memaksimalkan peran kerja untuk penurunan angka kasus aktifnya.

Mengenai vaksinasi di wilayah, Wali Kota tetap membuka di setiap titik di Kelurahan agar warga terpenuhi sasaran target dari herd immunity di Kota Bekasi, karena setiap tempat hiburan yang telah buka termasuk mall sebelum masuk sudah memakai alat pendeteksi sudah ter-vaksin melalui QR barcode peduli lindungi. Tidak hanya di mall, warga yang akan mengurus segala keperluan di dinas dan terutama di kantor Kelurahan dan Kecamatan akan disediakan alat tersebut sehingga warga yang belum terdeteksi vaksin agar menyelesaikan vaksin-nya terlebih dahulu.

Wali Kota Bekasi bersama Wakil Wali Kota Bekasi mengucapkan terima kasih atas kerjasama selama masa pencegahan ini dari pencegahan Covid 19, sosialisasi penegak-kan protokol kesehatan dan gelaran vaksinasi dalam capaian target herd immunity di Kota Bekasi. Dan juga sinergitas anggota TNI dan Polri di Kota Bekasi yang sudah membantu peran Pemerintah Kota Bekasi untuk masa pandemi ini.

“Semua harus bergerak dan melaporkan mengenai tugas monitoring di wilayah, data vaksinasi bagi warga untuk segera dilaporkan jika ada yang ter-data belum vaksin maka lakukan door to door” tegas Rahmat Effendi.

Pemerintah Kota Bekasi dalam pekan ini menggerakkan serbuan vaksinasi dengan metode door to door yang telah bergerak per-wilayah Kota Bekasi, agar capaian target dari herd immunity bisa mencapai-nya.