Tri Adhianto Dampingi Dedi Mulyadi Jenguk Korban KRL, Pastikan Perawatan Maksimal dan Gratis BPJS

Pemkot Bekasi dan Pemprov Jabar Pastikan Penanganan Korban KRL Optimal, Puluhan Masih Dirawat

Redaksi
Tri Adhianto dan Dedi Mulyadi jenguk korban kecelakaan KRL di RSUD Bekasi
Tri Adhianto dan Dedi Mulyadi jenguk korban kecelakaan KRL di RSUD Bekasi

KOTA BEKASI | HIPAKAD63.NEWS,—

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) turun langsung menjenguk korban kecelakaan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Rabu (29/4/2026). Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus memastikan penanganan korban berjalan optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat turut menyerahkan bantuan kepada para korban sebagai bentuk empati sejak awal masa perawatan. Pemerintah juga memastikan seluruh pasien mendapatkan jaminan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan, sehingga tidak terbebani biaya pengobatan.

Tri Adhianto menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Pemprov Jawa Barat hadir untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan terbaik. Ia juga memastikan seluruh rumah sakit yang menangani korban telah siaga penuh.

“Penanganan medis harus maksimal. Kami pastikan seluruh pasien tercover BPJS Kesehatan sehingga bisa fokus pada pemulihan,” ujar Tri.

Sementara itu, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi korban dan keluarga. Ia memastikan fasilitas rumah sakit dan pembiayaan pasien telah terjamin dengan baik.

Berdasarkan data terbaru, total korban mencapai 91 orang yang tersebar di sejumlah rumah sakit. Di RSUD CAM terdapat 54 korban, dengan 26 pasien masih dirawat, 25 telah pulang, dan 3 meninggal dunia. Korban lainnya dirawat di beberapa rumah sakit di wilayah Bekasi, sementara korban meninggal dunia juga ditangani di RS Polri.

Pemerintah memastikan pendampingan terus dilakukan, baik kepada pasien yang masih menjalani perawatan maupun keluarga korban. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memberikan penanganan terbaik pascakecelakaan.