Potensi Wisata Alam Di Pangandaran Selain Pantai

“Pangandaran Memiliki Banyak Potensi Wisata Alam Diantaranya Curug Dengan Pesona Air Terjunnya Yang Belum Disentuh Secara Maksimal”.

Hipakad63.news l PANGANDARAN –

Tidak hanya objek wisata pantai. Kabupaten Pangandaran menawarkan berbagai macam objek wisata pilihan, seperti wisata sungai, sagara, air terjun, wisata panorama alam, river tubing wisata religi,wisata perjuangan dan masih banyak lagi yang masih belum di ketahui. wisata pilihan yang bisa jadi alternatif liburan di Pangandaran adalah Curug Leuwi Leutak, Curug Luhur dan Curug di Padaherang yang terkenal dengan air panasnya.

Curug Leuwi Leutak yang berada di Desa Harumandala Kecamatan Cigugur, untuk mencapai di Curug ini, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 50 menit dari jalan utama Kecamatan Parigi, atau sekitar 25 kilometer jauhnya.

Karena akses yang belum mencukupi, pengunjung tidak dapat membawa kendaraan sampai ke lokasi wisata, kita harus berjalan kaki lagi sekitar 500 meter menuju lokasi.

Namun, itu akan terbayar dengan keindahan pemandangan sepanjang perjalanan, mulai dari sawah terasering, air sungai mengalir jernih dan pepohonan yang rindang, pokoknya pemandangan khas pedesaan.

‘Sampai di lokasi, kita bisa menikmati langsung pemandangan curug yang bentuknya mirip Air Terjun Niagara di benua Amerika.

Ketua Pokdarwis Desa Harumandala Andang N mengatakan ada juga atraksi yang ditawarkan Shower Climbing, yang bisa memacu adrenalin.

“Ketinggian air terjun sekitar 25 sampai 30 meter, fasilitas di Leuwileutak akan ditambah untuk menarik para wisatawan, salah satunya wahana flyng Fox” Ucap Ketua Pokdarwis

“Keinginan kita ya ditambah, mudah-mudahan ada rezekinya,” katanya.

Sementara Curug Luhur terletak di Desa Cimanggu kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran sudah banyak didatangi pengunjung.

Selain bisa melihat keindahan pemandangan curug (air terjun), masyarakat juga bisa menyaksikan hamparan sawah terasering yang luar biasa.

Airnya mengalir deras dan jernih, menambah daya tarik wisatawan untuk berswafoto, atau sekedar berenang dibawah-nya.

Akses menuju curug tersebut juga masih perlu diperbaiki, sementara fasilitas penunjang lainnya juga belum begitu banyak.

Menurut Ketua LPM Desa Cimanggu Asep Adin mengatakan, Curug Luhur paling bagus jika dinikmati dari atas bukit.”Jika dilihat dari atas, pemandangan-nya sangat bagus, jika belum puas masyarakat bisa turun langsung ke lokasi, dan rencananya, komplek sekitar Curug Luhur juga akan dijadikan tempat bumi perkemahan.

“Memang perlu penataan disana sini, mudah-mudahan tahun depan bisa segera diberlakukan tiketing dan fasilitasnya terus dilengkapi,” ujarnya. (Team/Hipakad’63.news)