Musyawarah MPV Sumut Siap Menghadapi PON 2024

Hipakad63.news | Sumatera Utara –

Musyawarah mantan pemain Volley Sumatera Utara era tahun 80 – 90 an yang bergabung dalam komunitas MPV (Mantan Pemain Volley) bertempat di Cafe Barokah Jalan PDAM Tirtanadi Sunggal, dengan mengusung tema : “MPV agar dapat mengambil peran membangkitkan per-volley-an Sumut yang pada era mereka sangat marak, bahkan sampai 2 atau 3 klub di desa”, Sabtu (30/10/2021).

Acara Musyawarah dipandu MC saudara Ramadhan, dengan pembacaan doa oleh Ustadz Khairul Fattah SPdI agar acara bisa berlangsung dengan baik dan menghasilkan keputusan yang  mendekati sempurna.

Ketua Panitia Sugianto Asta (Yance) didampingi Fakhrudin (Uden Tegap) menyampaikan bahwa MPV ini sudah agak lama tertidur, dan hari ini akan kita bangunkan dari tidurnya. Diawali dengan kesepakatan 5 (lima) orang pengurus kira-kira seminggu yang lalu.

“Alhamdulillah hari ini bisa berkumpul 40 orang  pengurus dan anggota diantaranya mas Iriatmo dari Pekanbaru, abangda H Sudirman senior tahun 70 an (yang pada masanya kalau sudah masuk ke lapangan sangat ditakuti karena smash-nya sangat tajam-Red), ini menandakan MPV masih guyub dan punya keinginan yang sama, dan harapannya bisa muncul saran dan ide yang baik untuk MPV dan per-volley-an Sumut” Ucap Yance.

“MPV Sumut yang juga  mitra dari PBVSI Sumut, beberapa anggotanya saat ini menjadi pengurus PBVSI Sumut dipercaya untuk mempersiapkan tim menghadapi PON 2024. untuk itu diharapkan kawan-kawan MPV bisa berkontribusi agar Tim Volley PON Sumut yang juga menjadi tuan rumah bisa meraih prestasi terbaik masuk dalam 4 besar Volley Indonesia” Ujar Yance (salah seorang pengurus PBVSI Sumut dan juga Sekretaris MPV).

Musyawarah secara resmi dibuka oleh Ketua MPV Jansen Nainggolan didampingi Irwansyah (Iwan Mantrik). Dalam sambutannya Ketua Jansen mengatakan marilah kita bersama-sama membangun per-volley-an Sumut ini agar kembali marak seperti di era kita dan memunculkan atlet-atlet volley Sumut.

”Kita jangan sampai melupakan mantan-mantan atlet tersebut, maka selain kita secara pribadi dan organisasi menciptakan atlet-atlet volley dimasa depan, juga jangan lupa masa lalu” ucapnya.

“Untuk itu saya berharap katanya agar kita bisa mendata dan mengumpulkan kawan-kawan atlet volley dimanapun berada agar dapat guyub didalam wadah MPV ini dan dapat saling berbagi dalam suka maupun duka” tegas Jansen.

Acara berakhir pukul 17.30 dilanjutkan ramah tamah serta photo bersama dan salah satu keputusannya adalah membuat pertandingan volley antar klub dan daerah semakin intens di mulai tahun 2022 dan seterusnya. Agenda rutin dilaksanakannya turnamen di setiap bulan oktober setiap tahun (juga sebagai pengingat MPV ulang tahun dan bangun-Red), serta mengadakan diklat pelatih untuk menjadikan mantan-mantan pemain ini menjadi pelatih di daerahnya masing-masing.