Pesan Tegas Wakasad: Komandan Jangan Hanya Perintah, Harus Turun ke Prajurit

Pengarahan diberikan kepada peserta pendidikan calon komandan di Pussenif Bandung untuk membentuk pemimpin yang profesional, tangguh, dan dekat dengan anggota.

Redaksi
Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menekankan kepemimpinan humanis
Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menekankan kepemimpinan humanis

BANDUNG | HIPAKAD63.NEWS,

Muhammad Saleh Mustafa menegaskan pentingnya kepemimpinan humanis bagi seorang komandan satuan. Menurutnya, pemimpin harus membangun kedekatan, kepedulian, dan komunikasi yang kuat dengan prajurit.

Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada peserta pendidikan calon komandan di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), Senin (20/4/2026).

Dalam arahannya, ia menekankan bahwa komandan tidak cukup hanya memberi perintah. Seorang pemimpin harus hadir di tengah anggota dan berkomunikasi secara langsung.

Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa
Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa

“Komunikasi langsung dengan anggota harus dilakukan. Komandan harus turun, melihat, dan memahami kondisi prajuritnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut komandan harus mampu menjadi orang tua, mitra kerja, sekaligus pelatih bagi prajurit. Hal ini penting untuk membentuk prajurit yang tangguh, profesional, dan berkarakter.

Melalui pendidikan yang terstruktur, para peserta diharapkan mampu menjadi pemimpin yang membawa pengaruh positif serta memperkuat soliditas satuan dalam menjalankan tugas. (Dispenad/H63N)