Budaya  

Keluarga Besar Alm. R.M.S Dawoed Jalin Silaturahmi Pada Lebaran Kedua Penuh Dengan Sukacita

Redaksi

HIPAKAD63.NEWS |KOTA BEKASI,-

Sebagian besar masyarakat pada liburan lebaran kedua sering di gunakan rekreasi keluarga ke tempat wisata, misalnya di Jakarta ada Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) atau Kebun binatang Ragunan.

Berbeda dengan keluarga besar almarhum Raden Mohammad Saleh (R.M.S) Dawoed, masih dalam suasana Idulfitri 1445 Hijriah (lebaran kedua-red), memanfaatkan moment hari yang fitri ini untuk kumpul bersama seluruh keluarga besar sampai tingkat cucu dan cicit dengan tujuan merajut tali silaturahmi dan saling bermaaf-maafan, bertempat dikediaman Joko S. Dawoed di perumahan Duren Jaya Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (11/4/2024).

Foto : Joko S Dawoed, S.H bersama Istri, Anak, Mantu dan Cucu.

Perlu diketahui Pasangan almarhum R.M.S Dawoed dengan almarhumah Raden Roro Kartinem dikaruniai 10 (sepuluh) orang anak terdiri 4 (empat) laki-laki dan 6 (enam) perempuan dan Joko S. Dawoed merupakan anak ke 7 (tujuh).

“Jalin Silaturahmi, Jaga Kekompakan dan Kebersamaan”

Di hari yang fitri Joko S Dawoed yang akrab disapa Joda menyampaikan ke awak media Hipakad63.News bahwa kegiatan silaturahmi keluarga besar setiap tahun kami laksanakan kumpul bersama.

“Dan lebaran tahun ini telah disepakati keluarga pada saat buka puasa di rumah kakak yang tinggal di daerah Pesanggrahan, dan untuk kumpul keluarga berlebaran tahun ini ditetapkan hari kedua di kediaman kami” ucap Joda

Lebih lanjut Joda menjelaskan tradisi ini sudah dijalankan sejak kami masih belum berkeluarga dan sesudah kami berkeluarga oleh orang tua kami ditanamkan tradisi kumpul bersama kepada kami anak-anaknya.

Joda mengatakan mumpung masih libur dan kami juga tidak pulang kampung, rumahku jadi ketempatan untuk kumpul-kumpul keluarga.

“Puji syukur alhamdulillah kakak-kakak ku, adik-adik ku, ipar-ipar ku, adik ipar ku dan keponakan hingga cucu pada datang di hari raya lebaran kedua ini dan cuaca cerah,” imbuhnya.

Joda mengungkapkan rasa kebahagiannya saat bisa kumpul-kumpul bersama keluarga besar nya, dan Joda beserta istri menyiapkan makanan ketupat, opor ayam dan tekwan serta asinan, semuanya saling gotong royong

“Meskipun kedua orang tua ku sudah tidak ada, dengan keluarga besar ku datang ke rumah di lebaran kedua ini. Semoga kita bisa saling menjaga kekompakan, kerukunan kebersamaan bauk duka maupun sukacita tetap satu dengan yang lainnya jalin silaturahmi,” harapnya.

Di tempat terpisah Dr. Meta yang berprofesi sebagai dosen fakultas hukum disalah satu perguruan tinggi swasta di jakarta yang mewakili orang tua nya (anak kakak perempuan kedua dari Joda -red) menyampaikan rasa bahagianya dapat berkumpul bersama keluarga besar dari eyang kami di hari yang fitri ini saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan merayakan kemenangan di rumah om Joko, dimana sebelumnya kita telah menunaikan ibadah puasa di bulan ramadhan.

“Kami sebagai generasi penerus dari orang tua akan selalu mengingat nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan” ujar Meta

“Kita akan menjaga kekompakan dan kebersamaan dengan menjalin tali silaturahmi jangan sampai terputus seperti orang tua kami lakukan pada saat ini.” pungkasnya.

Foto : Dr. Meta Dosen Fakultas Hukum di Universitas Trisakti.

“Apalagi sekarang teknologi yang canggih melalui WA group keluarga kita dapat saling berkomunikasi dan saling memberikan informasi, walaupun kita terbatas untuk pertemuan secara fisik seperti sekarang ini” tambah Meta.

Sekedar Informasi Joko S. Dawoed, S.H merupakan mantan pejabat di Pemprov DKI Jakarta, dan sekarang sebagai Advokat yang selalu mendampingi dan membantu masyarakat di bidang hukum, juga selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) pada Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Himpunan Putra-Putri Keluarga Besar TNI AD (HIPAKAD’63).