KOTA BEKASI | HIPAKAD63NEWS — Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan dan kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, bertambah menjadi empat orang.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) tersebut menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Salah satu korban, Aulia Putri, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi.
Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) serta Camat Mustika Jaya mendatangi rumah duka di kawasan Mahkota Cimuning, Mustika Jaya, untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Dalam kesempatan tersebut, Wawali Harris Bobihoe juga menyerahkan santunan kepada pihak keluarga sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bekasi.
“Kami merasakan duka yang amat dalam atas peristiwa ini. Mari kita bersama mendoakan para korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan oleh Allah SWT,” ujarnya.
Selain menyampaikan duka cita, Pemerintah Kota Bekasi juga bergerak cepat merespons insiden tersebut. Pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kejadian kebakaran di SPBE Cimuning.
Menurut Harris Bobihoe, Pemkot Bekasi juga melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan keselamatan warga serta mencegah kejadian serupa terulang.
“Hari ini kami melakukan konsolidasi pasca kejadian. Semua pihak terkait kami panggil untuk melakukan evaluasi,” katanya.
Pemerintah Kota Bekasi juga menyiapkan langkah lanjutan, termasuk rencana relokasi serta penyaluran bantuan bagi warga yang terdampak insiden tersebut.









