Deteksi Dini Kanker Serviks Digencarkan, Pemkot Bekasi Ajak Perempuan Rutin Skrining

Redaksi
Pemkot Bekasi menggencarkan deteksi dini kanker serviks
Pemkot Bekasi menggencarkan deteksi dini kanker serviks

KOTA BEKASI | HIPAKAD63NEWS

Pemerintah Kota Bekasi terus menggencarkan upaya deteksi dini kanker serviks atau kanker leher rahim di kalangan perempuan. Langkah ini dilakukan untuk menekan angka kasus penyakit tersebut di Kota Bekasi.

Upaya pencegahan dilakukan melalui sosialisasi, skrining kesehatan, serta penerapan metode self sampling yang memudahkan perempuan melakukan pemeriksaan secara mandiri.

Program tersebut disampaikan dalam kegiatan Advokasi Perluasan Implementasi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim. Kegiatan ini dihadiri perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Wakil Ketua TP PKK Kota Bekasi Wuri Handayani, serta sejumlah organisasi perempuan.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengatakan kanker serviks sering disebut sebagai silent killer. Penyakit ini kerap tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.

Karena itu, masyarakat diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Deteksi dini dinilai sangat penting agar penyakit dapat ditangani lebih cepat.

Selain skrining kesehatan, Pemkot Bekasi juga menjalankan program nasional berupa imunisasi HPV bagi anak perempuan usia sekolah. Program ini bertujuan mencegah kanker serviks sejak usia dini.

Saat ini, layanan kesehatan di Kota Bekasi didukung 55 puskesmas dan 49 rumah sakit pemerintah maupun swasta. Selain itu, terdapat klinik kesehatan, bidan, serta dokter praktik yang tersebar di berbagai wilayah.

Melalui berbagai program tersebut, Pemkot Bekasi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks semakin meningkat.