Makna Hari Kesaktian Pancasila Sejak Tahun 1965 sampai Saat Ini.

Hipakad63.news | Kota Bekasi

Memaknai 1 Oktober memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Keluarga Besar TNI Dan Polri yang terdiri atas Keluarga Besar Forum Putra-Putri TNI-Polri (KB-FKPPI), Himpunan Putra-Putri Keluarga Besar TNI-AD Enam Tiga (HIPAKAD’63), Persatuan Putra-Putri TNI-AU (P3AU) dan Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBPPP) Kota Bekasi dengan menggelar pemasangan spanduk di 12 titik di Kota Bekasi yang bertuliskan “Menolak Bangkitnya Komunis Gaya Baru di Indonesia” (30/9/2021)

Diawali perbincangan beberapa pengurus teras FKPPI, HIPAKAD’63 dan P3AU setelah selesai giat Baksos HUT TNI ke-76 yang dilaksanakan SubKogartap 0507 di Pepabri (27/9-red), idea ini disampaikan oleh RS Djoko Wahyudi, S.H selaku sekretaris Hipakad’63 DPC Distrik Bekasi pada forum kecil yang pada saat itu sambil minum secangkir kopi dan teh serta menikmati snack yang diberikan panitia bakti sosial HUT TNI ke-76. Dan idea tersebut disambut baik oleh Drs Achmad Zulnaini, S.H,MM selaku Ketua KB-FKPPI 0906 dan idea tersebut langsung di eksekusi dan spanduk terpasang di 12 titik di wilayah kota Bekasi.

Berbagai bentuk rongrongan terhadap bangsa sejak Indonesia merdeka yaitu berbagai pemberontakan, seperti DI/TII, dan terakhir pemberontakan G30S PKI tahun 1965. Pancasila sebagai Landasan Ideologi Bangsa selalu mendapat ujian baik dari dalam maupun luar.

Baca JugaPeringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2021, Sekda Ikuti Secara Virtual .

Ketua FKPPI 0906 Kota Bekasi Drs.Achmad Zulnaini mengatakan kepada awak media, kami mewaspadai bangkitnya faham komunisme gaya baru di Indonesia dengan itu kita menolak dengan memasang spanduk di 12 titik wilayah Kota Bekasi.
“Kami keluarga besar TNI-Polri yang tergabung dalam organisasi FKPPI, Hipakad’63, P3AU serta KBPP Polri sepakat akan meneruskan nilai-nilai juang orang tua, bagi kami NKRI Harga Mati dan Ideologi Pancasila” Ucapnya
“Dalam waktu dekat setelah peringatan HUT TNI ke-76 yang jatuh pada 5 Oktober, kami akan mengadakan pertemuan untuk membuat program bersama terkait pembinaan Ideologi Pancasila yang masih belum mendarat dikalangan generasi muda, khususnya siswa-siswi SLTP dan SLTA.” Pungkas Achmad Zulnaini

Lain halnya Ketua Hipakad’63 Benny Irianto Nababan mengatakan Indonesia adalah bangsa yang besar dengan berbagai suku bangsa, adat istiadat dan agama yang beragam serta kekayaan alam yang melimpah, di-ibarat-kan gadis yang sangat cantik dan molek yang di-lirik oleh setiap pemuda. “Dan itulah Indonesia berbagai bangsa melirik untuk menguasai dengan berbagai cara, dan yang paling mudah menghancurkan bangsa adalah melalui ideologi/faham nya” Ucapnya
“Saya masih ingat pada jaman orde baru ada penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) sekarang ada BPIP dan bahkan ada 4 Pilar Kebangsaan tetapi itu tidak mendarat dengan tepat sehingga banyak warga negara masih salah-salah dalam menyebutkan sila yang terdapat di Pancasila” pungkas Benny
“Betul apa yang disampaikan Ketua FKPPI , dalam waktu dekat kami akan mengadakan pertemuan untuk merumuskan pembinaan ideologi Pancasila untuk siswa-siswi dan rongrongan bukan hanya faham komunis bahkan ada faham-faham lain”. Tegasnya

“Setelah pertemuan dalam rangka merumuskan pembinaan dan pe-mantap-an ideologi Pancasila kepada siswa-siswi SLTP dan SLTA, kami akan menghadap  Pembina dan Walikota untuk mendukung program bersama ini, kiranya program ini menjadi acuan bagi organisasi kemasyarakatan yang ada di Kota Bekasi” Tutup Achmad Zulnaini

Kami Keluarga Besar TNI-Polri Mengucapkan Dirgahayu TNI Ke-76.

TNI…..Jaya…..Jaya…..Jaya
Kami Bangga Sebagai Anak Prajurit Sejati
KB-FKPPI
HIPAKAD’63
PPPAU
KBPP-Polri