Rekomendasi untuk Pemprov Jabar, Gema Keadilan Laksanakan Seminar Pemulihan Ekonomi Pemuda

hipakad63.news | Bandung — Gema Keadilan Jawa Barat melaksanakan seminar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93 bertempat di Hotel Mitra Jl. Supratman No.98, Cihaur Geulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung. Adapun yang dibahas adalah bagaimana peran pemuda dalam memulihkan perekonomian Jawa Barat yang dihantam pandemi Covid-19, Kamis (28/10/2021).

Dalam seminar itu, hadir di antaranya Ketua Gema Keadilan Jawa Barat Andri Rusmana, Sekretaris KNPI Jawa Barat, Kesbangpol Jawa Barat dan Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu, untuk memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Andri Rusmana menyampaikan bahwa pemuda siap berkolaborasi dengan pemerintah provinsi Jabar yang dipimpin Kang Emil serta semua pihak untuk membangkitkan perekonomian pemuda Jawa Barat.

“Kami memiliki 3 rekomendasi kepada pemprov Jabar dalam rangka pemulihan Ekonomi pemuda. Pertama, jadikan pemuda sebagai subjek dalam pemulihan ekonomi ini. Libatkan mereka dalam penentuan keputusan- keputusan. Jangan sampai mereka hanya dijadikan objek saja.
Kedua, mendorong dinas dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkepentingan dengan perekonomian pemuda, seperti Dispora dan Dinas UMKM, untuk lebih proaktif dan memperluas jangkauan kepada para pemuda secara massif. Tidak hanya di perkotaan, tapi sampai ke pelosok desa. Dengan meningkatkan stimulus yang dapat mendongkrak produktivitas. Ketiga, mendukung program petani milenial yang sudah diboomingkan Kang Emil dengan jangkauan yang luas dan support stimulus yang maksimal,” Beber Andri Rusmana yang akrab disapa Haji Andri.

Sedangkan Haru Suandharu, menyoroti tentang kepemimpinan pemuda. “Pemuda itu karakter, bukan personal. Pemuda jangan takut menjadi pemimpin. Tidak ada salahnya pemuda berjuang untuk walikota, gubernur dan presiden sekalipun,” Ungkapnya.

Acara seminar ini dilaksanakan secara hybrid dengan offline dan online melalui zoom. Acara offline dihadiri 60 peserta dengan protokol kesehatan yang cukup ketat. Sedangkan agenda online dihadiri oleh perwakilan struktur dan OKP dari 27 Kota dan Kabupaten se-Jabar. (Bahal/Red)

Penulis: BhlEditor: Wish