FOREDER Dirikan Dapur Umum Untuk PPKM Dan Pasok Kebutuhan Warga Yang Isoman.

Hipakad63.news | Jakarta –

Dalam Rangka Merajut Kebersamaan dan Solidaritas kesetiakawanan Nasional sesama anak Bangsa, Forum Relawan Demokrasi (FOREDER) menggelar kegiatan sosial yang bernama “DAPUR UMUM FOREDER”. Kegiatan ini untuk membantu Masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri (Isoman) dan yang terdampak Pandemi Covid-19 Atau PPKM.

Ketua Umum FOREDER Aidil Fitri, SH menjelaskan kepada awak media bahwa ‘ kegiatan dapur umum yang digelar oleh relawan FOREDER adalah sebagai wujud kepedulian sesama anak bangsa bagi masyarakat yang terkena dampak Pandemi Covid-19 Atau PPKM dan yang sedang melakukan Isoman, katanya

Dan Kegiatan ini sendiri, lanjut dia, sudah dimulai sejak Minggu, 25 Juli 2021 hingga dua bulan kedepan.Oleh karena itu DPP FOREDER yang Sekretariatnya Alamat : Jln Layur no 10 RT 010 Rw 04, Kelurahan Jati, Pulo Gadung Jakarta Timur memberikan semangat kepada Relawan Dapur FOREDER , untuk siap mengantarkan makanan gratis ke pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Baik untuk makan siang maupun malam ” jelasnya lagi

“Kegiatan ini kami lakukan karena dampak Pandemi Covid-19 sangat menyeluruh di Wilayah Jakarta dan Sekitarnya sehingga membuat kami tergerak untuk turun langsung membantu pemerintah menanggulangi Pandemi Covid-19,” ujarnya .

Aidil menyampaikan bahwa setiap harinya “DAPUR UMUM FOREDER” ini menyediakan  500 paket nasi untuk di bagikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu Kordinator DAPUR UMUM FOREDER ibu Michiko mengatakan sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada para donatur yang telah banyak membantu kegiatan dapur umum ini baik secara moril maupun materil.

Dengan demikian penyaluran makanan gratis ini mendapatkan respons positif dari ketua RT dan RW serta sejumlah warga yang terbantu, maka dari itu semangat relawan pun tergerak hatinya untuk memberikan bantuan dengan cara mengantarkan makanan kepada warga yang menjalani isoman dan insya Allah program ini akan terus kami lakukan, selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ” tutupnya.